Sejarah Program Studi DIII Kebidanan

Stikes Muhammadiyah Lamongan merupakan salah satu pusat kebudayaan bangsa yang mengembangkan misi menyelenggarakan pendidikan tinggi, mengembangkan dan menyebarluaskan serta mengabdikan ilmu pengetahuan, teknologi, kesenian, ilmu sosial dan ilmu kesehatan untuk kepentingan dan kesejahteraan umat manusia serta kemajuan bangsa.

Dengan proses yang panjang Berdirilah Stikes Muhammadiyah Lamongan dengan Program Studi salah satunya D-3 Kebidanan dengan rekomendasi Badan PPSDM Depkes RI No. HK.03.2.4.1.2678 tahun 2006 dan SK. Dirjen Dikti No: 27/D/O/2006. Program Studi D III Kebidanan membuka Program Reguler dari lulusan SMA/Umum dan program khusus dari lulusan DIII Kebidanan.

Tahun 2010 tepatnya bulan Mei, Proses selanjutnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan Stikes Muhammadiyah berbenah dan guna mengajukan akreditasi Ban- PT. Maka setelah dilakukan akreditasi pada akhir bulan Desember 2009, Ban-PT Nasional menerbitkan keputusan bahwa Program Studi DIII Kebidanan Stikes Muhammadiyah Statusnya telah diakui oleh Tingkat Pusat yang tertuang pada SK. Nomor: 045/BAN-PT/Ak-XII/Sl/H/2010. Selanjutnya pada tahun 2015 Program Studi DIII Kebidanan dilakukan akreditasi oleh LAM-PTKes, dan hasilnya adalah Terakreditasi dengan peringkat B, yang tertuang pada SK. Nomor : 0137/LAM-PTKes/ Akr/ Dip/ XI/ 2015. Sejak tanggal 12 Oktober tahun 2019 STIKES Muhammadiyah Lamongan berubah bentuk menjadi Universitas Muhammadiyah Lamongan. Dengan berubahnya bentuk STIKES menjadi Universitas maka secara kelembagaan Program Studi DIII Kebidanan berada dibawah Fakultas Ilmu Kesehatan.

Menyadari adanya dinamika dalam kehidupan, Program Studi Ilmu Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Lamongan berusaha memelihara dan meningkatkan kemampuannya, agar selalu tanggap terhadap perubahan dan perkembangan dalam memberikan sumbangan pikiran kepada masyarakat bangsa Indonesia. Melalui pelaksanaan Tri Darma perguruan tinggi dan akademik yang membuat asas kemitraan dengan fungsional.